Join App Koreksi Now!
  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, February 3, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

    Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

    Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home OPINI

Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

by admin
October 31, 2025
in OPINI
0
Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

Ilustrasi mayat bergelimpangan. Foto: chatgpt

34
SHARES
98
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : M. Rizki Kurniawan (Forum Akar Rumput Indonesia)

Rio de Janeiro, Brasil, kembali mengukir peristiwa berdarah pada akhir Oktober 2025. Helikopter melayang rendah di atas favela, suara tembakan menggema, dan para ibu berkumpul di tepi jalan, menanti kabar tentang nasib anak-anak mereka. Negara menyebutnya “operasi keamanan”, tetapi bagi warga, itu perang terbuka terhadap tubuh-tubuh miskin yang sejak lama dianggap berbahaya.

Sekitar 132 jenazah dibawa warga ke Praça São Lucas, Zona Utara Rio. Dunia menyebutnya tragedi, namun sejatinya ini bukan kejadian luar biasa—melainkan hasil yang bisa ditebak dari sistem yang menjadikan kematian sebagai instrumen ketertiban. “Perang terhadap narkotika” di sana, seperti di banyak negara lain, bukanlah kebijakan kesehatan publik, melainkan proyek kontrol sosial yang memelihara ketakutan agar kekuasaan tampak sah.

Pola yang sama muncul di Filipina di bawah Presiden Rodrigo Duterte. Dengan dalih “perang melawan narkotika”, ribuan orang miskin dieksekusi di jalan-jalan Manila. Laporan lembaga HAM dunia mencatat pembunuhan di luar hukum dalam skala masif, sementara aparat dilindungi oleh retorika “keamanan publik”.

Di Indonesia, pada tanggal 23 Oktober 2025 bayang-bayang perang terhadap rakyat miskin kembali tampak di Kelurahan Kayumalue, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dalam operasi penggerebekan bandar narkoba, aparat kepolisian menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Satbrimob Polda Sulteng. Ketegangan memuncak ketika warga melempari batu ke arah aparat — sebuah tanda penolakan yang lahir dari rasa takut dan ketidakpercayaan.

Aparat mengamankan seorang perempuan berinisial SW, bersama barang bukti sabu-sabu dan uang tunai Rp62 juta. Tidak ada korban jiwa, tetapi suasana yang terjadi memperlihatkan bagaimana logika kekuasaan bekerja: menghadapi persoalan sosial dengan senjata berat. Pertanyaannya, mengapa kendaraan tempur perlu dikerahkan ke lingkungan padat penduduk? Siapa yang sebenarnya merasa terancam, dan siapa yang dianggap ancaman?

Operasi semacam ini memperlihatkan bahwa pendekatan “perang” terhadap narkotika bukan hanya keliru arah, tapi juga berbahaya bagi warga. Hal ini menormalisasi kekerasan negara di ruang-ruang sipil, menanamkan rasa takut, dan pada akhirnya memperkuat stigma terhadap kelompok miskin dan pengguna narkotika.

Kita melihat pola berulang: pelanggaran hak asasi manusia dilegalkan lewat narasi perang. Tubuh-tubuh miskin dijadikan sasaran, kematian direduksi menjadi angka, dan pelaku kekerasan berlindung di balik seragam negara. Padahal, baik hukum internasional maupun konstitusi Indonesia dengan tegas menjamin hak untuk hidup sebagai hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.

Persoalan ini sama sekali bukan tentang zat, melainkan tentang kemiskinan, ketimpangan, dan minimnya kesempatan hidup layak. Banyak orang terjebak dalam ekonomi narkotika bukan karena niat jahat, tetapi karena kebutuhan bertahan hidup di tengah sistem yang menutup akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan.

Sudah saatnya kita mengakhiri ilusi bahwa perang terhadap narkotika bisa membawa kedamaian. Yang dibutuhkan bukan perang, melainkan kebijakan yang menempatkan manusia di pusatnya: dekriminalisasi, perawatan berbasis komunitas, penciptaan lapangan kerja, serta penegakan hukum yang menghormati prinsip-prinsip HAM. Sebab pada akhirnya, tidak ada keamanan tanpa kemanusiaan—dan tidak ada kemanusiaan dalam perang yang menargetkan rakyatnya sendiri.

Tentang Penulis :

Muhammad Rizki Kurniawan, S.IP, adalah lulusan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang. Ia mulai terlibat dalam isu narkotika sejak tahun 2023 dan aktif sebagai Paralegal di Forum Akar Rumput Indonesia,  bergabung dengan Sahabat Saksi Korban, yang merupakan jejaring dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta bekerja sebagai Media & Advokasi Officer di Yayasan Suar Perempuan Lingkar Napza Nusantara (SPINN).

Keterlibatannya berawal dari kepedulian terhadap isu sosial, khususnya terkait perlakuan terhadap kelompok rentan dan pengguna Napza di Indonesia. Melalui peran advokasi dan komunikasi publik, sebagai upaya mendorong kebijakan narkotika yang lebih manusiawi dan berbasis hak asasi manusia.

Perjuangan di bidang ini bukan sekadar wacana, tetapi bentuk tanggung jawab sosial untuk memastikan bahwa setiap warga negara, termasuk pengguna Napza, memiliki hak yang sama di depan hukum. Dengan  kepercayaan yang tinggi , perubahan  dapat terjadi ketika suara komunitas akar rumput diberi ruang dan dihormati.

Tags: Brasilkemiskinannarkotikaperang melawan narkotika
admin

admin

Related Posts

Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

by admin
January 5, 2026
0

Kemenangan Blok Sekutu dalam Perang Dunia II (1939–1945) menempatkan Amerika Serikat (AS) pada posisi dominan dalam tatanan politik global pascaperang....

Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

by admin
January 3, 2026
0

Oleh: Ade Wahyudin Kampus adalah ruang yang seharusnya paling aman bagi kebebasan berpikir dan berpendapat. Ia disebut “miniatur demokrasi”, laboratorium...

Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

by admin
December 5, 2025
0

Penulis: Bambang Yulistyo Tedjo – Forum Akar Rumput Indonesia (FARI) Pembahasan RUU Penyesuaian Pidana di DPR RI kembali menghidupkan harapan...

Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

by admin
November 3, 2025
0

Penulis: Nelson F. Saragih Tiba-tiba seorang teman di Group WA bertanya, “Bung, keuangan serikat berinovasi ya dari iuran ke persentase...

Tahanan Politik Era Paling Baru

Tahanan Politik Era Paling Baru

by admin
October 9, 2025
0

Di negara yang menyebut dirinya demokratis, kemunculan kembali istilah tahanan politik bukan sekadar ironi tetapi kegagalan mendasar dalam evolusi hukum dan politik...

Demokrasi yang Tersandera

Demokrasi yang Tersandera

by Nanang FS
September 6, 2025
0

Gelombang demonstrasi yang merebak di berbagai daerah di Indonesia, dipicu oleh tuntutan terhadap tunjangan anggota dewan yang dinilai tidak wajar...

Next Post
Uji Materiil UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan: Serikat Tegaskan Perlindungan Hak Pekerja atas Pesangon, Pensiun, JHT, dan THT

Uji Materiil UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan: Serikat Tegaskan Perlindungan Hak Pekerja atas Pesangon, Pensiun, JHT, dan THT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org