• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Saturday, August 15, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Banner yang ditancapkan warga Karangsari, Pati di lahan yang diklaim PT Rumpun Sari Antan pada Kamis, (14/5). (Bahtiar Yusuf/Arena)

    Serial “Kembali ke Barak”: Perlawanan Warga Karangsari Merebut Kembali Tanah Leluhur Dari Bayang-Bayang Militer

    Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

    Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

    Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

    Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

    Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

    Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

    Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

    Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

    The Strzr: Merawat Ingatan Kolektif dan Narasi Perlawanan di Padarincang Melalui Musik

    The Strzr: Merawat Ingatan Kolektif dan Narasi Perlawanan di Padarincang Melalui Musik

    Kawal Proses Sidang, Aliansi Lakkang Bersatu Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Makassar.

    Kawal Proses Sidang, Aliansi Lakkang Bersatu Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Makassar.

    Cerita Foto: Pelajar dan Pembungkaman Demokrasi

    Cerita Foto: Pelajar dan Pembungkaman Demokrasi

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Banner yang ditancapkan warga Karangsari, Pati di lahan yang diklaim PT Rumpun Sari Antan pada Kamis, (14/5). (Bahtiar Yusuf/Arena)

    Serial “Kembali ke Barak”: Perlawanan Warga Karangsari Merebut Kembali Tanah Leluhur Dari Bayang-Bayang Militer

    Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

    Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

    Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

    Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

    Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

    Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

    Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

    Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

    The Strzr: Merawat Ingatan Kolektif dan Narasi Perlawanan di Padarincang Melalui Musik

    The Strzr: Merawat Ingatan Kolektif dan Narasi Perlawanan di Padarincang Melalui Musik

    Kawal Proses Sidang, Aliansi Lakkang Bersatu Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Makassar.

    Kawal Proses Sidang, Aliansi Lakkang Bersatu Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Makassar.

    Cerita Foto: Pelajar dan Pembungkaman Demokrasi

    Cerita Foto: Pelajar dan Pembungkaman Demokrasi

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

by admin
August 15, 2026
in Berita, Liputan Khusus
0
Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

Pemandangan Masjid Hj. Andi Nurhadi dari Lakkang Ca'di, pada Jumat (14/8) diambil oleh Muhammad Firman.

2
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Waktu mereka pasang patok, kami datangi langsung dan tanya kenapa dipasang di sini. Mereka menjawab hanya menjalankan perintah dari AAS Building.”

Makassar, Koreksi–Persoalan sengketa tanah di Lakkang Ca’di bergulir ke babak baru. Skala sengketa yang mencakup sepertiga Pulau Lakkang memicu spekulasi kuat di tengah masyarakat mengenai adanya kepentingan investasi berskala besar. Penelusuran lapangan mengarah pada satu nama entitas, AAS Building.

AAS Building merupakan gedung perkantoran modern berlantai 13 yang dimiliki oleh Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian RI dan berfungsi sebagai kantor pusat bagi berbagai unit bisnis Tiran Group, pusat operasional AAS Foundation, serta Sekretariat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas)

Andi Amran Sulaiman saat ini merupakan tokoh nasional asal Sulawesi Selatan. Ia berkerabat dengan Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan juga kakak kandung dari Andi Sudirman Sulaiman yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Selatan, serta ayah dari Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman.

Dugaan keterlibatan korporasi ini menguat setelah warga melaporkan adanya pola pematokan sepihak, intimidasi, hingga upaya pembelian tanah secara paksa di bawah harga pasar.

Junar Hakim, warga yang lahannya masuk dalam objek gugatan ahli waris Moha bin Batjo (Persil 29), menceritakan ketegangan awal April 2026. Saat itu, pihak penggugat bersama sejumlah orang memasang patok dan mendirikan posko di lokasi sengketa.

Saat Junar dan warga memprotes tindakan tersebut kepada Lili yang merupakan perwakilan keluarga penggugat ahli waris Moha, mereka mendapat jawaban mengejutkan.

“Waktu mereka pasang patok, kami datangi langsung dan tanya kenapa dipasang di sini. Mereka menjawab hanya menjalankan perintah dari AAS Building,” ungkap Junar via wawancara WhatsApp (12/7).

Warga kemudian mengendus keberadaan pria bernama Anwar, pekerja AAS Building yang kerap terlihat memantau lokasi sengketa dan diduga kuat bertindak sebagai penanggung jawab lapangan. Informasi yang beredar di antara warga mengindikasikan bahwa telah terjadi kesepakatan transaksi di balik layar antara pihak AAS Building dan ahli waris Moha.

Menindaki informasi tersebut, pada 19 April 2026, sejumlah warga tergugat mendatangi Kantor AAS Building di Jalan Urip Sumoharjo No. 3, Makassar. Tujuan mereka ingin menemui Anwar untuk mengklarifikasi sekaligus melayangkan protes atas dugaan transaksi sepihak tersebut.

Namun, upaya warga kandas, petugas keamanan melarang mereka masuk dengan dalih belum membuat janji temu. “Kami datang kesana ingin mempertegas bahwa itu tanah kami, bukan milik penggugat,” kata Junar Hakim (17/7).

Dua hari berselang, 21 April 2026, komunikasi bergeser ke ruang informal. Seorang warga menerima pesan WhatsApp dari pria bernama Tawang yang mengaku sebagai representasi AAS Building. Pertemuan digelar di Warkop Aspirasi, Jalan A.P. Pettarani, Makassar.

Alih-alih mendapatkan kejelasan transaksi, warga justru diminta menyerahkan fotokopi seluruh dokumen kepemilikan tanah mereka untuk diserahkan ke manajemen AAS Building.

Mengkonfirmasi hal tersebut, tim Koreksi.org melakukan wawancara via Whatsapp kepada Anwar dan Tawang. Namun hingga tulisan ini dibuat, Anwar enggan memberikan jawaban.

Pada wawancara 27 Juli 2026, Tawang mengatakan pernah terlibat dalam sengketa di Lakkang Ca’di menjadi bagian pengurus dari pihak penggugat. Namun dirinya mengaku telah mengundurkan diri setelah mendapat informasi bahwa tanah tersebut bermasalah.

“Pernah disodorkan ke saya atas nama ahli waris Moha, setelah saya cek-cek berkasnya, belum ditindaklanjuti sudah ada kabar tanah itu bermasalah sengketa”, tulis Tawang.

Lebih jauh mempertanyakan kerjasamanya dengan Anwar perihal sengketa tanah di Lakkang Ca’di. Hingga tulisan ini diterbitkan, Tawang belum memberikan jawaban.

Keterlibatan Keluarga Menteri

Investigasi Koreksi.org menemukan indikasi keterlibatan yang meluas hingga ke lingkaran keluarga inti Menteri Pertanian. Misbahuddin, Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Kecamatan Panakkukang, mengonfirmasi bahwa pada awal Juli, adik kandung Menteri Pertanian, Andi Suriana Sulaiman, mendatangi kantor Camat bersama seseorang yang diduga kuat dari pihak ahli waris Moha.

“Baru-baru ini datang, belum cukup satu minggu. Saya sempat pertemukan juga salah satu warga tergugat dengan dia (adik Amran),” ungkap Misbahuddin saat ditemui di ruang kerjanya (10/7).

Dugaan keterlibatan Amran Sulaiman kian dipertegas oleh bukti digital berupa rekaman video yang diabadikan warga saat berdialog dengan Solle, penjaga lokasi sengketa dari kubu ahli waris Moha.

Dalam rekaman bertanggal 5 Juli tersebut, Solle menggunakan bahasa lokal yang menyatakan bahwa Amran Sulaiman akan mengucurkan dana begitu posisi hukum mereka menang di pengadilan.

“Punna amran, kupauangko nak, antu amran nah turun tangan punna pembayaran. Punna resmi mi anjo surakka nampai mi anjo nia” (Kalau Amran, saya beritahu kamu nak, Amran itu turun tangan kalau soal pembayaran. Kalau surat-suratnya sudah resmi (menang pengadilan), barulah dia datang.

Antara Kemegahan Masjid Baru dan Kecemasan Warga Lakkang Ca’di

Proyek Masjid Hj. Andi Nurhadi dari tanah sengketa Lakkang Ca’di pada Jumat (14/8).

Pemandangan dari balik pagar kawat sengketa itu memperlihatkan kemegahan kubah masjid Hj. Andi Nurhadi–yang merupakan nama dari ibu kandung Andi Amran Sulaiman–di seberang Pulau Lakkang yang kini memasuki tahap akhir pembangunan. Kubah emasnya tampak berdiri tegak dan memantulkan kilauan cahaya keemasan yang dapat menyilaukan mata.

Rumah ibadah megah yang didanai oleh AAS Foundation, yayasan sosial milik menteri pertanian Amran Sulaiman berdiri kokoh di tepi timur pulau, hanya dipisahkan oleh anak sungai kurang lebih selebar delapan meter yang kini telah dilengkapi jembatan kayu penyeberangan. Jalur ini pula yang kerap dilalui Amran Sulaiman saat mengunjungi kawasan Lakkang Ca’di.

Namun, masjid ini barulah awal dari rencana besar. Berdasarkan data yang telah dipublikasikan akun resmi @aasfoundation.idn, diketahui AAS Foundation juga bersiap membangun mega proyek lainnya: AAS Islamic International School dan AAS International Hospital. Hingga saat ini, titik pasti koordinat kedua fasilitas internasional tersebut masih menjadi teka-teki.

Di tengah ketidakpastian itu, rumor lain berhembus kencang di kalangan masyarakat. Beredar kabar mengenai rencana pembukaan jalan baru yang membelah tengah Pulau Lakkang. Jalan ini direncanakan membentang dari area Masjid Hj. Andi Nurhadi di ujung timur, hingga menembus langsung ke Jalan Tol Layang A.P. Pettarani di sebelah barat pulau.

Rencana ekspansi masif ini mulai memicu kekhawatiran di kalangan warga Lakkang Ca’di. Mereka cemas ruang hidup mereka akan tergerus oleh pembangunan sarana penunjang proyek tersebut.

“Katanya nanti itu pembangunannya satu kilometer. Kalau satu kilometer pembangunan di samping jalan yang akan dibuat nanti, bakalan habis ini Lakkang Ca’di,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan pada 5 Agustus 2026.

Guna menelusuri kepastian dan detail cetak biru proyek di Lakkang Ca’di, Koreksi.org telah berupaya meminta konfirmasi serta klarifikasi dari berbagai pihak terkait. Upaya hubung telah dilakukan kepada Anwar, yang diduga kuat sebagai penanggung jawab lapangan, serta pihak manajemen AAS Building dan AAS Foundation. Namun, hingga laporan ini diturunkan, seluruh pihak terkait memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi.

Tags: AAS BuildingAndi AmranLakkang Ca'dimenteri pertaniansengketa lahan
admin

admin

Related Posts

Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

by Izam Komaruzaman
August 7, 2026
0

“Awas aja kalian, kita karungin nanti.” Koreksi.org, Jakarta–Sekretaris Jenderal Federasi Buruh Terminal Pelabuhan Indonesia (FBTPI), Arira Fitra mengungkap duduk perkara...

Banner yang ditancapkan warga Karangsari, Pati di lahan yang diklaim PT Rumpun Sari Antan pada Kamis, (14/5). (Bahtiar Yusuf/Arena)

Serial “Kembali ke Barak”: Perlawanan Warga Karangsari Merebut Kembali Tanah Leluhur Dari Bayang-Bayang Militer

by admin
July 30, 2026
0

Serial “Kembali ke Barak” merupakan kumpulan liputan Koreksi.org yang merekam berbagai upaya warga dalam melawan hingga peniadaan militerisme yang terjadi...

Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

Warga Tamalanrea Audiensi ke DPR RI, Tolak PLTSa di Tengah Permukiman

by Izam Komaruzaman
July 10, 2026
0

Jakarta, Koreksi – Perwakilan warga Tamalanrea, Makassar bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) melakukan rangkaian audiensi ke Komisi XII DPR...

Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

Masalah Rehabilitasi Narkotika: Diperas, Namun Belum Mendapat Layanan yang Baik

by Izam Komaruzaman
June 27, 2026
0

Jakarta, 27 Juni 2026 – Delapan tahun setelah Kepolisian Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Bareskrim Nomor SE/01/II/2018 yang mendorong pendekatan...

Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

Delapan Tahun Menunggu Negara, Kisah Pelayanan Kesehatan yang Terbengkalai di Pulau Masela 

by admin
June 27, 2026
0

Negara belum benar-benar hadir di Pulau Masela. Delapan tahun berlalu, layanan kesehatan masih  Koreksi, Maluku Barat Daya–Setiap pagi, sebelum matahari...

Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

Didesak Warga, DPRD Sulsel Sepakat Menghentikan Sementara Proyek PLTSa Tamalanrea di Makassar

by Muhammad Firman
June 27, 2026
0

Komisi B DPRD Sulawesi Selatan resmi menghentikan sementara proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Tamalanrea karena pertimbangan keselamatan lingkungan dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org