• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Friday, May 1, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    AJI Jakarta Gelar Pesta Media Angkat Isu Kebebasan Pers, Lingkungan Hidup, dan Kecerdasan Buatan

    AJI Jakarta Gelar Pesta Media Angkat Isu Kebebasan Pers, Lingkungan Hidup, dan Kecerdasan Buatan

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    AJI Jakarta Gelar Pesta Media Angkat Isu Kebebasan Pers, Lingkungan Hidup, dan Kecerdasan Buatan

    AJI Jakarta Gelar Pesta Media Angkat Isu Kebebasan Pers, Lingkungan Hidup, dan Kecerdasan Buatan

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home OPINI

May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

by Nanang FS
May 1, 2026
in OPINI
0
May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

May Day bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah frekuensi darurat (M’aider) bagi jiwa-jiwa yang terperangkap dalam sel kebijakan yang buta dan tuli. Di saat anggaran program gizi rakyat rentan menjadi "bancakan" birokrasi yang bebal, sementara suara kritis dari pengamat dan aktivis terus dinafikan, kita sedang berada dalam situasi bahaya. Jangan biarkan para pekerja kita tetap menjadi hantu dalam sistem yang opresif. Mari tajamkan akal sehat, hancurkan sel ketidakadilan! ✊⛓️ Baca opini selengkapnya melalui tautan di bio. #MayDay #Emergency #SocialHorror #JusticeForWorkers #Maider #AntropologiSosial

27
SHARES
76
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nanang Farid Syam*

Di ruang gelap bioskop, ratusan penonton tertegun menyaksikan fragmen Ghost in the Cell karya Joko Anwar. Euforia itu bukan lahir dari sekadar kekaguman teknis, melainkan karena rasa sakit yang terwakili; mereka melihat diri mereka sendiri di layar—jiwa-jiwa yang terperangkap dalam sel sempit kemiskinan struktural. Namun, begitu lampu bioskop menyala, penonton pulang ke realitas yang jauh lebih horor. Di luar sana, anggaran negara seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikucurkan dalam angka fantastis, namun gizi rakyat tak kunjung naik karena terus “menguap” di tangan birokrasi yang bebal. Di saat yang sama, KPK seolah kehilangan taji di hadapan isu-isu publik yang krusial, sementara para aktivis yang bersuara justru dihadapi dengan kekerasan fisik dan represi. Ironisnya, di puncak menara gading, para pejabat kita justru sibuk mengeluarkan pernyataan yang menafikkan kritik, seolah tulisan pengamat dan teriakan aktivis hanyalah angin lalu yang mengganggu kenyamanan mereka.

Situasi ini membawa kita kembali pada makna purba dari tanggal satu Mei. Secara etimologis, “May Day” adalah sebuah paradoks sejarah yang pahit. Ia adalah tugu peringatan darah di Haymarket, Chicago, yang kini setiap tahunnya berubah menjadi samudera merah di jalanan Jakarta. Namun, dalam frekuensi radio darurat internasional, ia adalah pelafalan Anglikan dari bahasa Prancis, m’aider—yang berarti “tolong aku”. Sebagai sebuah fenomena budaya, May Day bukan sekadar ritual kalender tahunan, melainkan sebuah sinyal bahaya—panggilan darurat dari jutaan raga yang terjepit di antara mesin produksi dan kebijakan yang kehilangan kompas moralnya.

Dalam kacamata antropologi, buruh-buruh kita hari ini tengah mengalami proses dehumanisasi yang sangat nyata. Jika kita menyelami semesta visual distopia yang kini populer, kita akan menemukan bahwa horor yang paling menakutkan bukanlah sosok hantu, melainkan kengerian masa depan: manusia-manusia yang menjadi “hantu” dalam sistem yang mereka gerakkan sendiri. Hidup bagi kelas pekerja di Indonesia seringkali terasa seperti berada dalam sel yang kuncinya dipegang oleh para pembuat kebijakan yang anti-kritik. Mereka ada, mereka bekerja, namun mereka tidak dianggap sebagai manusia yang utuh dengan hak perlindungan yang nyata.

Kenyataannya, realitas di lapangan jauh lebih mencekam daripada fiksi mana pun. Mayoritas tenaga kerja kita kini bermuara di sektor informal, sebuah ruang abu-abu “kaum prekariat” yang hidupnya ditentukan oleh algoritma dingin dan ketidakpastian hukum. Bagi mereka, jatuh sakit adalah lonceng kematian finansial karena status mereka yang tidak dianggap sebagai “pekerja” secara formal. Sementara itu, program-program besar yang diluncurkan dengan narasi kemanusiaan seringkali hanya menjadi bancakan bagi para pemburu rente. Inilah potret antropologis yang menyedihkan: seorang buruh mungkin sedang memeras keringat di pabrik, sementara anaknya di sekolah memakan nasi kotak yang kualitasnya telah dikompromikan oleh korupsi yang dibiarkan.

Di titik inilah, lembaga penjaga gerbang keadilan seperti KPK seharusnya hadir bukan hanya sebagai pencatat administrasi. Namun, yang sering dirasakan publik adalah kesunyian yang mencekam. Amnesia kolektif bangsa ini seolah dipelihara agar kita lupa bahwa ada darah aktivis dan keringat buruh di setiap inci pembangunan yang dibanggakan. Ratusan ribu massa yang memenuhi jantung Jakarta pada setiap May Day sebenarnya sedang melakukan sebuah ritual protes terhadap ketulian kekuasaan.

Jika kita terus membiarkan para pekerja kita tetap menjadi hantu dalam sistem yang opresif dan korup, maka kita sedang menuju keruntuhan sosial yang nyata. Kita tidak bisa membangun peradaban yang maju di atas fondasi pekerja yang rapuh dan suara kritis yang dibungkam. Dibutuhkan lebih dari sekadar janji manis; kita membutuhkan pengakuan hukum yang memanusiakan manusia dan transparansi radikal yang mampu mengusir para monster birokrasi.

May Day adalah suara m’aider yang bergema dari kerumunan jalanan hingga ke pelosok pabrik. Ia adalah alarm yang mengingatkan bahwa kondisi kita tidak sedang baik-baik saja. Sudah saatnya kita menghancurkan sel-sel ketidakadilan itu dan mengembalikan martabat ke dalam raga para pekerja kita. Sebab, kemakmuran sebuah bangsa tidak pernah diukur dari seberapa megah gedung pencakar langit, melainkan dari seberapa tenang seorang buruh bisa memejamkan mata di malam hari, yakin bahwa hari esok tidak akan dirampas oleh ketamakan sistem yang buta dan tuli.

*) Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK 2010-2012

Tags: alertaantropologisbahayaburuhcelldaruratdemokrasighosthantuhari buruhIndonesiajusticekeadilankorupsikpkmay dayMBGsosialunjukrasa
Nanang FS

Nanang FS

Related Posts

May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

by admin
May 1, 2026
0

Setiap tanggal 1 Mei, dunia kembali dipenuhi ucapan selamat Hari Buruh Internasional atau May Day. Tidak terkecuali May Day 2026....

Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

by Nanang FS
April 30, 2026
0

Oleh : Zulfatun Mahmudah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengusulkan agar posisi gerbong perempuan pada armada KRL dipindah...

​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

by Nanang FS
March 18, 2026
0

​Oleh: Nanang FS ​Malam 12 Maret 2026 di Jakarta Pusat bukan sekadar catatan kriminal biasa. Ketika cairan kimia mendarat di...

Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

by admin
January 5, 2026
0

Kemenangan Blok Sekutu dalam Perang Dunia II (1939–1945) menempatkan Amerika Serikat (AS) pada posisi dominan dalam tatanan politik global pascaperang....

Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

by admin
January 3, 2026
0

Oleh: Ade Wahyudin Kampus adalah ruang yang seharusnya paling aman bagi kebebasan berpikir dan berpendapat. Ia disebut “miniatur demokrasi”, laboratorium...

Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

by admin
December 5, 2025
0

Penulis: Bambang Yulistyo Tedjo – Forum Akar Rumput Indonesia (FARI) Pembahasan RUU Penyesuaian Pidana di DPR RI kembali menghidupkan harapan...

Next Post
May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org