• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Saturday, June 6, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

    Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Hari Kedua Sidang ILC ke-114: Perlindungan Jutaan Pekerja Platform di Era Algoritma dan Kecerdasan Buatan

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

    Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

    Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

    Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

    Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

    Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

    Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

    Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

    Nisan Reformasi di Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta.

    Aksi Kamisan ke-908: Mahasiswa dan Pelajar Menyoroti Kematian Demokrasi

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Abolisi dan Amnesti: Barter Dukungan Politik dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

    Dua Puluh Lima Media di Sumatera Selatan Digugat Perdata

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

    Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Hari Kedua Sidang ILC ke-114: Perlindungan Jutaan Pekerja Platform di Era Algoritma dan Kecerdasan Buatan

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

    Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

    Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

    Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

    Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

    Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

    Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

    Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

    Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

    Nisan Reformasi di Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta.

    Aksi Kamisan ke-908: Mahasiswa dan Pelajar Menyoroti Kematian Demokrasi

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Abolisi dan Amnesti: Barter Dukungan Politik dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

    Dua Puluh Lima Media di Sumatera Selatan Digugat Perdata

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day dan Imajinasi Gerakan Buruh

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    May Day, May Day, May Day ! Horor di Negeri yang Terabaikan. Alerta !

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    Pemindahan Gerbong Perempuan: Proteksi Atau Diskriminasi?

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

Aksi Kamisan ke-908: Mahasiswa dan Pelajar Menyoroti Kematian Demokrasi

by admin
May 29, 2026
in Berita, SUARA WARGA
0
Nisan Reformasi di Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta.

Nisan Reformasi di Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta.

16
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta–Dua puluh delapan tahun setelah reformasi bergulir, sebagian anak muda merasa kebebasan bersuara justru semakin mahal. Keluhan itu terdengar lantang dalam Aksi Kamisan ke-908, ketika mahasiswa dan pelajar berdiri bersama menyusutnya ruang demokrasi. . 

Aksi ini juga diikuti berbagai elemen masyarakat, dari buruh hingga ibu rumah tangga turut berkerumun di depan Istana Negara tepat selepas tengah hari, saat panas aspal masih memantul kuat. 

Di balik deretan payung hitam, simbol perlawanan dan tuntutan atas pelanggaran HAM yang belum tuntas, Zyla turut berdiri bersama massa aksi. Ia masih berstatus pelajar sekolah menengah. Bukan kali pertama baginya menghadiri Aksi Kamisan. Ia mengaku telah rutin hadir ke Kamisan sejak aksi ke-896. Sebagai pelajar, aksinya dilatarbelakangi bahwa ia merasa negara masih enggan mendengarkan suara rakyat.

“Negara ini belum beres, makanya aku masih ngelawan sampai hari ini,” ungkapnya pada Kamis (21/5) di depan Istana Negara. 

Secara khusus, Zyla menyoroti penangkapan terhadap pelajar dan anak muda dalam gelombang demonstrasi besar Agustus 2025 lalu, yang sebagian berujung pada status tahanan politik. Baginya, kondisi tersebut menunjukkan kebebasan berekspresi masih dibatasi dan menjadi ancaman bagi HAM serta demokrasi. 

“Ketika pelajar ditangkap, itu tuh sudah sangat membuktikan bahwa demokrasi masih belum berjalan,” ungkap Zyla pada tim Koreksi.org.

Bagi Zyla, ruang berpikir kritis bagi pelajar tidak hanya menyempit di ruang publik, tetapi juga di lingkungan terdekat mereka sendiri. Pelajar yang bersuara soal politik, menurutnya, kerap dianggap terlalu muda untuk memahami persoalan negara atau bahkan dipandang sebagai ancaman. Pembungkaman itu, katanya, bisa datang dari tempat yang selama ini dianggap aman: sekolah, keluarga, hingga aparat. 

Pengalaman serupa pernah ia alami usai mengunggah video kritik terhadap RUU TNI di media sosialnya yang kemudian viral. Tak lama setelahnya, ia mengaku pihak kepolisian menghubungi sekolah dan keluarganya agar video tersebut dihapus.

“Waktu itu tuh polisi nelpon ke sekolahku, terus juga nelpon ke orang-orang sekitarku katanya aku harus hapus video yang sempat viral,” ucapnya. 

Dalam hal ini, Zyla mengatakan kekerasan yang dilakukan negara kepada pelajar amat berlebihan. “Kalau memang belum bisa merespon baik paling tidak gak perlu dibungkam ya,” kata Zyla menutup wawancara dengan tim Koreksi.org. 

Pengalaman intimidasi yang dialami Zyla tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir keterlibatan pelajar dalam aksi protes publik semakin terlihat, bersamaan dengan meningkatnya laporan represi terhadap massa aksi. 

Kekhawatiran soal pembatasan ruang ekspresi itu tercermin dalam catatan Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi. Organisasi ini mencatat setidaknya terdapat 703 massa yang ditangkap dalam demonstrasi Agustus silam, dengan 76 diantaranya berstatus sebagai pelajar. 

Sumber: Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi (GMLK)

Keterlibatan pelajar dan anak muda dalam aksi protes juga sejalan dengan temuan sejumlah kajian internasional. Artikel ‘How Young People Can Prevent Democratic Backsliding’ yang diterbitkan Chatham House, menyebutkan bahwa generasi muda saat ini mengimplementasikan kesadaran politiknya melalui cara cara informal seperti, mengikuti demonstrasi, membuat diskusi publik, juga bersuara di media sosial.

Pelajar mengikuti demonstrasi, oleh Koreksi.org

Keresahan serupa juga datang dari Virdian Aurelio, mantan Ketua BEM Universitas Padjadjaran yang selama ini cukup vokal menyuarakan kritik terhadap kebijakan negara yang ia anggap merugikan masyarakat. Baginya, kekerasan aparat pada massa aksi demonstrasi Agustus 2025 merupakan respons berlebihan yang mengarah pada represi sistemik terhadap anak muda yang menyuarakan kemarahan atas tata kelola negara yang buruk. 

“Ini merupakan penangkapan terbesar pasca reformasi 98. Sedih dan menakutkan. Harus kita lawan,” ucapnya pada Kamis (21/5). 

Virdian pun menilai tahanan politik yang masih ditahan perlu segera dibebaskan dan dipulihkan hak-haknya, termasuk pelajar yang ikut terjerat. Selain itu, ia menekankan perlu ada reformasi terhadap institusi Polri. 

“Kalau hari ini kita marah itu karena kita gak mau negara ini hancur sebab anggaran yang boncos dan korupsi yang jalan terus, ini bentuk cinta terhadap republik,” ungkap Virdian.

Irwansyah dalam “Kuliah Jalanan” di Aksi Kamisan.

oleh Beni/Jakartanicus

Menjelang sore, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia, Irwansyah, berdiri di tengah massa untuk merefleksikan kembali marwah Reformasi 1998. Dalam orasinya, ia menyebut persoalan tidak berhenti pada represi di ruang publik. Pendidikan belum benar-benar menghadirkan pengetahuan yang kritis, justru menjadi corong kekuasaan dan turut berperan dalam membentuk sikap apatis terhadap politik dan HAM

“Begitulah jahatnya lembaga-lembaga pendidikan, yang seharusnya menghasilkan nilai-nilai luhur, mengajarkan hak asasi manusia. Mereka memilih untuk menyembunyikan dan tidak mengajarkan sejarah sehingga generasi baru tidak peduli pada politisi, tidak peduli pada demokrasi, tidak peduli pada hak asasi manusia, dan tidak peduli satu sama lain,” ungkapnya di “Kuliah Jalanan” pada Aksi Kamisan ke-908 ini. 

Massa aksi Kamisan ke-908, oleh Beni/Jakartanicus

Aksi berakhir pada malam hari saat payung-payung mulai ditutup, namun tuntutan yang dibawa massa belum usai: penyelesaian  kasus pelanggaran HAM berat, penghentian berbagai bentuk intimidasi terhadap masyarakat sipil, serta jaminan bahwa suara anak muda dan pelajar yang kritis tidak diperlakukan sebagai ancaman demokrasi. 

*Liputan ini merupakan bagian dari Anugrah Jurnalisme Warga (AJW), Nayla Wulandari merupakan seorang penggerak Paralegal Depok, dan Arby Maulana merupakan penggerak Intimuda Jakarta.

Penulis: Nayla Wulandari dan Arby Maulana
Editor: Izam Komaruzaman

Tags: Aksi KamisanpelajarReformasi
admin

admin

Related Posts

Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

Sengketa Tanah Lakkang Caddi Bergulir di Pengadilan, Warga dan Solidaritas Serukan Tolak Mafia Tanah

by admin
June 5, 2026
0

Koreksi, Makassar– Sejumlah warga bersama massa Solidaritas Lakkang Caddi mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Makassar terkait gugatan perdata dengan nomor...

Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

Hari Kedua Sidang ILC ke-114: Perlindungan Jutaan Pekerja Platform di Era Algoritma dan Kecerdasan Buatan

by admin
June 4, 2026
0

Koreksi, Jakarta- Hari kedua pembahasan Komite Standard Setting on Decent Work in the Platform Economy dalam Sidang International Labour Conference...

Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

by admin
June 4, 2026
0

Koreksi, Jakarta- Hari pertama Sidang International Labour Conference (ILC) ke-114 di Jenewa diawali dengan agenda yang bersifat prosedural, namun menentukan...

Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

Pemuda Adat Papua Tolak Program Cetak Sawah di Sorong

by Ari Yani
June 3, 2026
0

Koreksi, Sorong - Sejumlah pemuda adat suku Moi Papua menggelar aksi penolakan terhadap program proyek strategis nasional (PSN) cetak sawah...

Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

Dari Sekolah ke Pengadilan, Cerita Pelajar dari Balik Jeruji

by admin
June 2, 2026
0

“Country roads, take me homeTo the place I belong.” Penggalan lagu itu terdengar lirih dari sudut ruang kunjungan Rutan Cipinang...

Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

Sengketa Tanah di Lakkang Caddi, Puluhan Warga Digugat di Pengadilan Negeri Makassar

by admin
May 30, 2026
0

Makassar–Konflik sengketa lahan kembali mencuat di Makassar, tepatnya di Pulau Lakkang Caddi, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang. Sengketa ini bermula dari...

Next Post
Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

Cerita Foto: Mahasiswa dan Pelajar Soroti Kematian Demokrasi di Aksi Kamisan ke-908

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org