• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Thursday, September 24, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Suasana tahanan politik diberi arahan oleh polisi di sebuah ruang unit reserse polda metro jaya pada Rabu, (8/9).

    Serial “Kembali ke Barak”: Pemprov DKI Wajibkan Pelajar Pendemo Ikut Pembekalan Bela Negara

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Serial “Kembali ke Barak”: Bahaya Laten TNI Ambil Alih Tugas Sipil

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Suasana tahanan politik diberi arahan oleh polisi di sebuah ruang unit reserse polda metro jaya pada Rabu, (8/9).

    Serial “Kembali ke Barak”: Pemprov DKI Wajibkan Pelajar Pendemo Ikut Pembekalan Bela Negara

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Serial “Kembali ke Barak”: Bahaya Laten TNI Ambil Alih Tugas Sipil

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

by Nanang FS
May 7, 2026
in Advertorial, OPINI
0
Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?
48
SHARES
138
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nanang Farid Syam

Pada pagi hari, 6 Mei 2026, ruang konferensi pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) menjadi saksi sebuah pernyataan yang sangat bombastis. Seorang juru bicara dengan percaya diri mengumumkan bahwa Bakom telah berhasil “merangkul” sekitar 40 entitas yang mereka sebut sebagai homeless media.

Istilah ini merujuk pada media yang beroperasi murni di media sosial tanpa infrastruktur situs web konvensional. Daftar yang disodorkan pun mentereng: Folkative, Indozone, Dagelan, Narasi, Ngomongin Uang, hingga Big Alpha.

Katanya, ini demi “meningkatkan kualitas berita” dan menjangkau audiens muda dengan jangkauan miliaran tayangan. Tim komunikasi pemerintah seolah mendadak tampil sebagai pahlawan penyelamat ekosistem digital yang selama ini mereka anggap liar.

Namun, belum sempat sore menjemput, narasi megah itu runtuh seketika. Narasi Newsroom segera memberikan serangan balik melalui akun resminya, menyatakan secara tegas bahwa mereka tidak pernah tergabung dan tidak hadir dalam konferensi pers tersebut.

Ngomongin uang pun tak kalah lugas. Mereka menegaskan tidak pernah ada undangan apalagi komunikasi resmi. Bantahan serupa mengalir deras dari USS Feed, Bapak-Bapak ID, hingga Big Alpha. Hingga detik ini, Bakom justru memilih jurus lama, bungkam seribu bahasa. Tidak ada permintaan maaf, tidak ada koreksi daftar. Hanya keheningan yang justru terasa lebih memekakkan telinga dibanding pengumuman awal mereka.

Kekacauan ini bukan sekadar kesalahan administratif “salah ketik”. Ini adalah manifestasi nyata dari cara kerja tim komunikasi pemerintah yang kacau balau dan amatir. Bagaimana mungkin lembaga negara dengan akses anggaran triliunan dan staf berpendidikan tinggi berani mengklaim 40 entitas sebagai mitra strategis tanpa verifikasi dasar? Tanpa Memorandum of Understanding (MoU)? Tanpa konfirmasi? Ini bukan kolaborasi, ini adalah halusinasi birokratis yang diproduksi dengan gegabah dan disebarkan dengan sembrono.

Homeless media—seperti Dagelan dengan satir sosialnya atau Kok Bisa dengan penjelasan faktualnya—selama ini beroperasi mandiri sebagai penyeimbang narasi resmi. Dengan label “mitra” sepihak, suara-suara alternatif ini sedang coba dibungkam secara halus. Kritik tajam di masa depan bisa dengan mudah dilabeli sebagai “pengkhianatan mitra”. Publik pun dipaksa bingung, apakah konten yang mereka baca adalah aspirasi organik atau sekadar orkestrasi pesanan?

Tragedi komunikasi ini melanjutkan pola lama yang menyedihkan. Alokasi iklan negara yang mengalir ke kreator media sosial tanpa tender transparan sering kali dicurigai sebagai upaya “membeli narasi”. Kini, Bakom mengulangi kesalahan serupa dengan skala yang lebih memalukan. Media besar seperti Kompas, Tempo, hingga Tirto sibuk mengamplifikasi bantahan para pengelola konten tersebut. Prioritas tim komunikasi kita tampaknya memang bukan pada substansi, melainkan sibuk berebut panggung digital demi jargon transparansi yang nyatanya kosong melompong.

Pendekatan ini membawa ancaman sistemik bagi demokrasi digital. Homeless media mengisi ruang kosong yang ditinggalkan media konvensional. Mereka autentik justru karena tidak menyusu pada anggaran pemerintah. Dengan klaim sepihak ini, pemerintah menciptakan dilema moral bagi mereka: menolak dianggap anti-negara, menerima berarti menggadai independensi. Ini taktik yang licin, membungkam tanpa UU ITE, cukup dengan narasi “kita satu tim”.

Kita tidak boleh membiarkan kekacauan ini menguap begitu saja. Bakom wajib membuka seluruh dokumen autentik terkait klaim tersebut jika memang ada. Ini mencakup teks MoU, daftar hadir, hingga laporan audit anggaran komunikasi digital. Transparansi bukanlah opsi, melainkan tuntutan hukum berdasarkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Praktik labelisasi sepihak “mitra pemerintah” harus dihentikan total dan diganti dengan program literasi digital yang benar-benar sukarela. DPR harus segera mengevaluasi anggaran ini dengan sanksi tegas bagi praktik-praktik manipulatif.

Komunikasi publik bukanlah teater satu arah untuk memuaskan ego narasi resmi. Homeless media adalah suara rakyat yang kreatif dan mandiri. Jangan pernah mencoba membungkamnya dengan ilusi kerjasama yang dipaksakan. Kepada rakyat digital, tetaplah waspada dan tolak segala bentuk kooptasi. Demokrasi kita akan bertahan selama narasi publik tidak jatuh ke dalam monopoli kekuasaan. Kekacauan 6 Mei 2026 adalah pelajaran mahal bagi kita semua. Tim komunikasi pemerintah butuh introspeksi mendalam sebelum mereka benar-benar kehilangan kepercayaan publik secara total.

Tags: alternatifdemokrasidigitalhalusinasikacaukepercayaanmedia sosialmomelesspemerintahpublik
Nanang FS

Nanang FS

Related Posts

Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

by admin
August 27, 2026
0

“Kalau obatnya putus, kondisinya bisa memburuk.” Kalimat itu tidak diucapkan di ruang sidang, bukan pula dalam rapat sebuah lembaga bantuan...

Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

by admin
August 21, 2026
0

Online scam kini berkembang menjadi industri kriminal lintas negara dengan rantai pelaku, teknologi, dana, dan operasi yang semakin multinasional. Bagi...

Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

by Nanang FS
August 19, 2026
0

Sebuah Dialog Imajiner Nanang Farid Syam dengan Tan Malaka di Usia 81 Tahun Republik Delapan puluh satu tahun sudah Republik...

Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

by admin
July 14, 2026
0

TANGGAL 12 Juli 2026 menandai sepuluh tahun sejak putusan arbitrase Laut China Selatan diumumkan. Selama satu dekade, putusan tersebut terus...

Belajar dari Sepak Bola Dunia

Belajar dari Sepak Bola Dunia

by Nanang FS
July 9, 2026
0

Oleh : Nanang FS* Setiap empat tahun sekali, dunia seperti berhenti berdenyut. Bukan karena perang atau wabah, melainkan karena si...

Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

by admin
June 18, 2026
0

Oleh Firdaus Cahyadi Pembelaan Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini terhadap kebijakannya di The Economist (10 Juni 2026) hanya memperkuat keyakinan...

Next Post
Limbah Industri Mengalir Sampai Hilir, Proyek Citarum Harum Belum Menyentuh Akar Masalah

Limbah Industri Mengalir Sampai Hilir, Proyek Citarum Harum Belum Menyentuh Akar Masalah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org