• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Sunday, September 6, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Serial “Kembali ke Barak”: Bahaya Laten TNI Ambil Alih Tugas Sipil

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Banner yang ditancapkan warga Karangsari, Pati di lahan yang diklaim PT Rumpun Sari Antan pada Kamis, (14/5). (Bahtiar Yusuf/Arena)

    Serial “Kembali ke Barak”: Perlawanan Warga Karangsari Merebut Kembali Tanah Leluhur Dari Bayang-Bayang Militer

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Serial “Kembali ke Barak”: Bahaya Laten TNI Ambil Alih Tugas Sipil

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Dugaan Keterlibatan Amran Sulaiman dalam Konflik Tanah Lakkang Ca’di

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Serial “Kembali ke Barak”:Mogok Kerja Jadi Pangkal Perkara Keributan Buruh dan TNI di KBN Marunda 

    Banner yang ditancapkan warga Karangsari, Pati di lahan yang diklaim PT Rumpun Sari Antan pada Kamis, (14/5). (Bahtiar Yusuf/Arena)

    Serial “Kembali ke Barak”: Perlawanan Warga Karangsari Merebut Kembali Tanah Leluhur Dari Bayang-Bayang Militer

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Pesta Babi, Negara, dan Kebebasan Pers

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Kacau Betul! Komunikasi Pemerintah atau Halusinasi?

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

by admin
June 4, 2026
in Berita
0
Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

Ilustrasi ILC. Foto: ilo.org

6
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koreksi, Jakarta- Hari pertama Sidang International Labour Conference (ILC) ke-114 di Jenewa diawali dengan agenda yang bersifat prosedural, namun menentukan arah pembahasan selama dua pekan ke depan.

Agenda pembukaan meliputi pengesahan tata tertib sidang, pemilihan pimpinan konferensi, pembentukan komite-komite utama, serta penetapan agenda kerja ILC ke-114. Pada tahap ini, delegasi dari seluruh dunia mulai memasuki forum komite yang akan menjadi ruang utama pembahasan substantif.

ILC ke-114 dihadiri oleh sekitar 187 negara anggota Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Setiap negara diwakili oleh delegasi tripartit yang terdiri dari unsur pemerintah, pekerja, dan pengusaha, yang menjadikan konferensi ini sebagai salah satu forum ketenagakerjaan paling representatif di dunia.
Dalam sesi pembukaan tersebut juga ditetapkan pimpinan konferensi, yaitu Presiden Konferensi ILC ke-114 dari delegasi Uruguay, serta Wakil Presiden Konferensi dari delegasi Bangladesh serta tiga anggota pimpinan sidang lainnya salah satunya dati delegasi Amerika Serikat (AS) yang kesemuanya mewakili unsur tripartit sesuai mekanisme ILO (pemerintah, pekerja, dan pengusaha).

Di balik agenda formal tersebut, Delegasi Buruh Indonesia mencermati munculnya dua isu yang akan menjadi pusat perhatian konferensi: konsistensi terhadap keputusan ILC ke-113 mengenai Palestina serta arah lanjutan pembahasan standar pekerja platform digital

Ketua Delegasi Buruh Indonesia, Darta Pakpahan (SBSI), menilai bahwa hari pertama konferensi bukan sekadar pembukaan administratif serimonial semata, tetapi juga memberi gambaran awal mengenai pokok bahasan dan arah politik ketenagakerjaan global.

“Hari pertama ILC memperlihatkan bagaimana isu-isu besar akan diposisikan. Dari sana kita bisa membaca apakah dunia kerja akan bergerak maju dengan konsistensi, atau justru membuka ruang kemunduran terhadap capaian yang sudah disepakati,” ujar Darta Pakpahan melalui keterangan tertulis yang diterima Koreksi, Rabu (3 Juni 2026).

Menurutnya, dua isu yang mengemuka—Palestina dan pekerja platform—memiliki benang merah yang sama, yakni bagaimana sistem internasional merespons perubahan global secara konsisten dan berkeadilan.

ILC KE-113: Titik Acuan Yang Menjadi Perhatian
Delegasi Buruh Indonesia menegaskan bahwa dinamika ILC ke-114 tidak dapat dilepaskan dari dua capaian penting ILC ke-113 tahun 2025.

Pertama, peningkatan status Palestina menjadi Non-Member Observer State di ILO, yang memperluas ruang partisipasi dalam sistem ketenagakerjaan internasional

Kedua, kesepakatan tahap pertama mengenai Decent Work in the Platform Economy, yang menjadi dasar penyusunan standar internasional bagi pekerja platform digital.

Kedua keputusan tersebut lahir dari respons terhadap perubahan nyata dunia kerja: konflik yang berdampak pada keberlanjutan kehidupan kerja, serta transformasi digital yang mengubah struktur hubungan kerja secara fundamental.

Namun, pada awal ILC ke-114, Delegasi Buruh Indonesia menilai adanya kecenderungan yang perlu diwaspadai, yakni upaya mempermasalahkan kembali ruang partisipasi Palestina melalui mekanisme prosedural tertentu serta perlambatan pembahasan substansi perlindungan pekerja platform melalui perpanjangan diskusi teknis.

Hal ini nampak dengan adanya ajuan pembahasan kemvali soal Palestina dan ajuan untuk voting kembali, sehingga dipembukaan sudah memunculkan interupsi dan perdebatan.

Palestina: Konsistensi Dalam Sistem Multilateral

Presiden ASPEK Indonesia, Muhamad Rusdi, menilai bahwa isu Palestina harus dibaca dalam kerangka konsistensi prinsip keadilan sosial dalam sistem ILO

“Yang diuji bukan hanya status administratif, tetapi konsistensi dunia internasional dalam menegakkan prinsip keadilan sosial secara universal,” jelas Rusdi melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, keputusan ILC ke-113 sudah tepat, yang memperluas partisipasi Palestina merupakan bagian dari upaya memperkuat inklusivitas dalam tata kelola ketenagakerjaan global

“Dalam sistem keadilan sosial, tidak boleh ada pengecualian, tidak boleh ada satupun yang ditinggalkan. Karena itu setiap perdebatan harus tetap berada dalam kerangka prinsip, bukan semata tekanan politik.”

Ia menambahkan bahwa dalam situasi konflik, dampak paling cepat selalu dirasakan oleh dunia kerja

“Ketika ekonomi terganggu, yang pertama terdampak adalah pekerja. Karena itu hak untuk bekerja selalu berkaitan langsung dengan hak untuk hidup yang layak.”

Pekerja Platform: Antara Realitas Ekonomi Dan Keperluan Regulasi

Ketua Umum GSBI, Rudi HB Daman, menilai bahwa ekonomi platform kini telah menjadi struktur utama dalam dunia kerja global.

“Ekonomi platform sudah menjadi realitas kerja utama, sehingga tantangannya adalah memastikan regulasi mampu mengikuti perubahan tersebut,” jelas Rudi.

Menurutnya, pembahasan di ILC ke-113 telah mengakui perlunya standar perlindungan bagi pekerja platform, termasuk kepastian hubungan kerja dan jaminan sosial sehingga disepakati dan diputuskan Konvensi dan rekomendasi.

“Jika pembahasan berjalan terlalu lambat, bahkan mengulang apalagi mundur kembali perdebatannya atau kehilangan substansi, maka kesenjangan antara realitas kerja dan perlindungan hukum akan semakin melebar.”

Untuk itu penting bagi delegasi Indonesia waspada dan terus mengawal ke dua isu tersebut dalam setiap komite dan plenary termasuk jika harus Voting.

Sementara Presiden KBMI, Daeng Wahidin, menilai bahwa hari pertama ILC ke-114 memperlihatkan bahwa tantangan utama dunia kerja bukan hanya perubahan teknologi, tetapi kemampuan menjaga konsistensi kebijakan internasional.

“Kredibilitas sistem internasional ditentukan oleh kemampuannya menjaga kesinambungan antara keputusan yang telah diambil dan implementasinya.”

Delegasi Buruh Indonesia menegaskan bahwa keberhasilan ILC ke-114 akan diukur dari kemampuan menjaga arah keadilan sosial yang telah dibangun secara kolektif, bukan semata dari jumlah keputusan baru yang dihasilkan.

Tags: buruhInternational Labour Conferencejenewa
admin

admin

Related Posts

Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

Warga Simogunung Surabaya Desak Penghentian Kriminalisasi Sengketa Tanah Dengan TNI AU

by Petrus Riski
September 6, 2026
0

Puluhan warga RW 01 Simogunung, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Polrestabes Kota...

Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

Gubernur Papua Barat Daya Blakblakan soal Hutan hingga Tambang di Papua Milik Jenderal

by Ari Yani
September 5, 2026
0

Koreksi, Sorong - Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyoroti minimnya perhatian pemerintah pusat kepada daerah se-Tanah Papua, termasuk Papua...

Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

Koalisi Masyarakat Adat Sepakat Tolak PSN hingga Proyek Eksploitatif di Papeda Summit

by Ari Yani
September 5, 2026
0

Koreksi, Sorong - Koalisi masyarakat adat dan sipil menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) dan kegiatan eksploitatif yang mengancam ruang hidup...

Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

Menko Zulkifli Hasan Kabur saat Ditanya Papeda Summit dan Janji 1,7 Juta Hutan Adat di Papua

by admin
September 4, 2026
0

Koreksi, Sorong - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memilih kabur saat ditanya jurnalis soal proyek strategis nasional (PSN)...

Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

Aksi Pemuda Adat Papua Tolak Papeda Summit 2026 di Sorong: NGO Fasilitasi Aktor Perusak Hutan

by Ari Yani
September 3, 2026
0

Koreksi, Sorong- Sejumlah pemuda adat Papua menggelar aksi penolakan terhadap kegiatan "Papeda Summit 2026" di Jalan Frans Kaisiepo, Kilometer 7,...

Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

Serial “Kembali ke Barak”: Warga Kwini 8 Melawan Klaim Sepihak Militer

by Izam Komaruzaman
August 24, 2026
0

Warga Kwini 8, Jakarta Pusat, terancam kehilangan tanah mereka akibat klaim sepihak yang digulirkan oleh Kodam Jaya.  Jakarta, Koreksi–Lebih dari...

Next Post
Delegasi Buruh Indonesia Soroti Konsistensi Keputusan ILC Ke-113 Terkait Palestina dan Arah Pembahasan Pekerja Platform Digital

Hari Kedua Sidang ILC ke-114: Perlindungan Jutaan Pekerja Platform di Era Algoritma dan Kecerdasan Buatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org