Join App Koreksi Now!
  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, February 18, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Masyarakat Adat Tolak Kebijakan Pemerintah soal Sawit: Presiden Siapkan Bencana di Papua

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Aktivis Uji UU Pemilu Soal Fraksi Rakyat Nonpartai di DPR

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    Kembali Aksi di Depan KPK, Masyarakat Pati Mendesak KPK Tangkap Bupati Sudewo

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    AJI Tolak Anugerah Dewan Pers 2025

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Ketika Politik Menggilas Hukum, Koruptor pun Tertawa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

Potret Pilu Tambang Nikel di Kawasan UNESCO Global Geopark Raja Ampat

by Ari Yani
June 5, 2025
in Berita, Liputan Khusus
0
Potret Pilu Tambang Nikel di Kawasan UNESCO Global Geopark Raja Ampat

Suasana di kawasan tambang nikel Pulau Kawe, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.(dok Warga Raja Ampat)

103
SHARES
295
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koreksi, Sorong – Suara ombak dan kicauan burung camar di bibir pantai Negeri Bahari Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, kini tak lagi terdengar merdu di telinga.

Meski kini berstatus sebagai UNESCO Global Geopark, kekayaan alam Raja Ampat berupa koin lima sen alias nikel mulai dikeruk oleh empat perusahaan tambang di Indonesia.

Ronisel Mambrasar (33) seorang warga Raja Ampat mengatakan, selama ini kekayaan alam nikel di Gag, Kawe, Manyaifun, Kabupaten Raja Ampat, jadi primadona bagi pelaku usaha.

“Kami saksi hidup dan lihat langsung kondisi alam di areal konsesi tambang nikel di Raja Ampat, telah muncul dampak kerusakan dan perairan mulai tercemar,” ujar Ronisel kepada Koreksi.org, pada Rabu (4/6/2025).

Ia mengaku, perubahan kondisi alam yang tadinya hutan di daerah tersebut masih hijau, justru kini gundul akibat hadirnya konsesi tambang nikel di areal seluas 21.000 hektar.

Tak hanya itu, acapkali aktivitas bongkar muat material tambang nikel di Raja Ampat, mulai berdampak ke laut yang biru menjadi coklat.

“Contoh di Pulau Gag dan Kawe harusnya ikut dilindungi sebab menjadi rumah bagi 1.511 spesies ikan, justru dirusak oleh sisa material tambang hingga buat air coklat,” katanya.

Kini, ia merasa khawatir dengan hadirnya izin konsesi tambang di areal Manyaifun, sehingga bisa membawa dampak sama seperti daerah lain yakni pulau Gag dan Kawe di Raja Ampat.

Ronisel mengaku, meski kondisi laut belum berwarna coklat, namun kondisi pohon di areal Manyaifun justru ditebang guna dibangun fasilitas perusahaan tambang nikel di sana.

Sebagai anak Manyaifun, pihaknya juga merasa khawatir sebab dengan adanya izin konsesi tambang, dan alat berat dikerahkan maka nasib perairan jadi coklat pun bisa terjadi.

“Kami takut dengan adanya konsesi tambang nikel ini laut jadi coklat, dan rumah dari ribuan spesies ikan di Manyaifun rusak,” ucapnya.

Suasana di kawasan tambang nikel Pulau Kawe, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.(dok Warga Raja Ampat)

Data Greenpeace Indonesia

Tak hanya itu, Greenpeace Indonesia telah merilis terdapat tiga pulau di Raja Ampat yakni Pulau Gag, Pulau Kawe, dan Pulau Manuran dieksploitasi oleh konsesi tambang nikel.

Eksploitasi nikel di tiga pulau itu kini telah membabat lebih dari 500 hektare hutan dan vegetasi alami khas di Negeri Bahari tersebut.

Sejumlah dokumentasi pun menunjukkan adanya limpasan tanah yang memicu sedimentasi di pesisir, berpotensi merusak karang dan ekosistem perairan Raja Ampat.

Selain tiga kawasan di atas, terdapat pulau kecil lain di Raja Ampat terancam tambang nikel ialah Pulau Batang Pele dan Manyaifun.

Kedua pulau yang bersebelahan ini berjarak kurang lebih 30 kilometer dari Piaynemo yang kaya dan gugusan bukit karst yang gambarnya terpacak di uang pecahan Rp100.000 itu.

Diketahui, daerah yang sering disebut sebagai ‘surga terakhir di Bumi’, terkenal karena kaya akan keanekaragaman hayati baik di darat maupun di lautnya.

Perairan Raja Ampat merupakan rumah bagi 75 persen spesies coral dunia dan punya lebih dari 2.500 spesies ikan.

Daratan Raja Ampat memiliki 47 spesies mamalia dan 274 spesies burung. UNESCO juga telah menetapkan kawasan Raja Ampat sebagai global geopark.

Selain itu, saat ditemui terpisah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat Daya, menegaskan segera mengevaluasi kembali izin tambang di Negeri Bahari itu.

Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menjelaskan, langkah evaluasi izin usaha tambang di Raja Ampat penting dibuat guna menjaga ekosistem alam dan kelanjutan status Global Geopark dari UNESCO berlanjut.

“Kabupaten Raja Ampat ini daerah yang menjadi idola di Papua Barat Daya, sebab daerah ini punya pariwisata, perikanan hingga tambangnya,” ujar Orideko kepada Koreksi.org.

Ia menyadari, sebagai daerah bahari yang jadi primadona bagi ribuan pasang mata, hari ini menghadapi sejumlah tantangan antara lain yakni persoalan tambang di Raja Ampat.

Selaku pemerintah daerah, pihaknya sudah pasti akan selalu melakukan pendampingan kepada tambang, dan memastikan izin yang sudah ada tidak berimplikasi negatif ke alam.

“Warga kami sudah demo minta tambang jangan beroperasi karena merusak lingkungan, sebagai pemerintah saya akan berada dengan mereka dan awasi kegiatan itu,” katanya.

Meski telah terbit izin tambang di Raja Ampat, pihaknya ke depan akan melakukan evaluasi sehingga yang masuk kawasan konservasi dan masyarakat adat bisa dibenahi kembali.

Tak hanya itu, Orideko juga segera mengambil langkah agar menjaga keasrian dari tiap areal konservasi, sehingga status Global Geopark dari UNESCO boleh berlanjut ke depannya.

“Kita sudah dapat hadiah dari dunia dengan status Global Geopark, sehingga harus dijaga jangan sampai ini dicabut gegara izin tambang merusak lingkungan dan hak adat,” ucapnya.

Ia mengaku, sampai saat ini pihaknya masih dalam dilema antara mau pilih tambang atau kehilangan Global Geopark UNESCO.

Tags: nikelpapuaraja ampattambang
Ari Yani

Ari Yani

Related Posts

Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

by admin
February 16, 2026
0

Koreksi, Sorong - Ratusan masyarakat adat Papua membubarkan kegiatan sosialisasi perkebunan kelapa sawit PT Anugerah Sakti Internusa (ASI) di Kampung Nakna,...

PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

by Ari Yani
January 23, 2026
0

Koreksi, Sorong - Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia atau DPC PERMAHI Sorong, mendesak panitia Natal Partai Gerindra bertanggung...

Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

by Ari Yani
January 19, 2026
0

Koreksi, Sorong - Pemasangan atribut Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menuai...

Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

by Sasmito Madrim
December 30, 2025
0

Koreksi, Jakarta- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan akan menindak tegas kelompok-kelompok yang dinilai dapat mengganggu penanganan percepatan pemulihan bencana...

TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

by Faiz Benshadeq
December 27, 2025
0

Koreksi, Lhokseumawe – Seorang anggota TNI, Praka Junaidi, diduga merampas ponsel milik Fazil, jurnalis media Portalsatu.com sekaligus Ketua Divisi Advokasi...

Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

Masyarakat Pati Meminta KPK Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Sudewo di Kasus Korupsi DJKA

by Sasmito Madrim
December 27, 2025
0

Koreksi, Jakarta- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengadakan konferensi pers di Jakarta pada Jumat (19/12/2025), untuk menyuarakan persoalan yang terjadi...

Next Post
Lokataru dan LKBHMI Jakarta Barat Gugat Pembentukan Danatara ke MK

Lokataru dan LKBHMI Jakarta Barat Gugat Pembentukan Danatara ke MK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org