• About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Monday, November 2, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

    Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

    Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

    Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

    Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

    Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

    Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

    Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

    Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

    Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

    Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

    Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

    Guru Korban PHK di Sekolah Islam Tangerang Selatan Temui Penasihat Presiden

    Guru Korban PHK di Sekolah Islam Tangerang Selatan Temui Penasihat Presiden

    Suasana tahanan politik diberi arahan oleh polisi di sebuah ruang unit reserse polda metro jaya pada Rabu, (8/9).

    Serial “Kembali ke Barak”: Pemprov DKI Wajibkan Pelajar Pendemo Ikut Pembekalan Bela Negara

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Ed Sheeran dan Solidaritas Irlandia-Palestina 

    Ed Sheeran dan Solidaritas Irlandia-Palestina 

    Tidak Percaya Hingga Tuntutan Pembubaran DPR, Lantas Apa?

    Tidak Percaya Hingga Tuntutan Pembubaran DPR, Lantas Apa?

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

    Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

    Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

    Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

    Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

    Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

    Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

    Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

    Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

    Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

    Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

    Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

    Guru Korban PHK di Sekolah Islam Tangerang Selatan Temui Penasihat Presiden

    Guru Korban PHK di Sekolah Islam Tangerang Selatan Temui Penasihat Presiden

    Suasana tahanan politik diberi arahan oleh polisi di sebuah ruang unit reserse polda metro jaya pada Rabu, (8/9).

    Serial “Kembali ke Barak”: Pemprov DKI Wajibkan Pelajar Pendemo Ikut Pembekalan Bela Negara

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Kecewa Pemkot Surabaya Abaikan Aspirasi, Petani Tambak Keputih Tutup Akses Jalan

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Serial “Kembali ke Barak”: Tolak Militerisasi Kampus, Mahasiswa Baru UINAM Diancam DO

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    Ed Sheeran dan Solidaritas Irlandia-Palestina 

    Ed Sheeran dan Solidaritas Irlandia-Palestina 

    Tidak Percaya Hingga Tuntutan Pembubaran DPR, Lantas Apa?

    Tidak Percaya Hingga Tuntutan Pembubaran DPR, Lantas Apa?

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Menjaga Hak Hidup: Kisah Perempuan ODHIV dalam Pusaran Hukum Narkotika

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Dari Jakarta ke Phnom Penh: Perang Melawan Scam yang Tak Bisa Ditangani Satu Negara Saja

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Apakah Kemerdekaan Seperti Ini yang Engkau Maksud, Datuk?

    Satu Dekade Arbitrase Laut China Selatan: Refleksi atas Dampaknya terhadap Stabilitas Kawasan

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Belajar dari Sepak Bola Dunia

    Potensi Dominasi Negara dari BUMN Khusus Ekspor

    Prabowonomics, Model Pembangunan yang Harus Ditinggalkan

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Kepada Said Iqbal: Redistribusi Kekayaan Tidak Cukup dengan “Kau Boleh Kaya Tapi Jangan Miskinkan Kami”

    Membaca Senyum Purbaya

    Membaca Senyum Purbaya

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

LHKP PP Muhammadiyah Desak Pemerintah Evaluasi dan Cabut Seluruh Izin Pertambangan di Pulau Kecil

by admin
June 11, 2025
in Berita
0
LHKP PP Muhammadiyah Desak Pemerintah Evaluasi dan Cabut Seluruh Izin Pertambangan di Pulau Kecil

Logo LHKP PP Muhammadiyah (PWM Jatim)

29
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koreksi, Jakarta- Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak pemerintah untuk mengevaluasi dan mencabut seluruh izin pertambangan di pulau kecil. Mereka beralasan kebijakan publik tersebut mulai memperlihatkan mudarat nya bagi lingkungan, satwa, dan kehidupan manusia, termasuk kaum perempuan adat.

LHKP PP Muhammadiyah menilai, jika pemerintah berhenti di pencabutan empat izin usaha pertambangan di Raja Ampat, tetapi membiarkan izin usaha pertambangan di pulau kecil lain di Indonesia, maka ini melanggar peraturan perundangan, khususnya UU No. 27 Tahun 2007 jo UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau Kecil.

Pernyataan ini disampaikan LHKP PP Muhammadiyah setelah menyimak konferensi pers yang disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terkait pencabutan empat Izin Usaha Pertambangan nikel di Raja Ampat.

Anggota Kajian Politik Sumber Daya Alam LHKP PP Muhammadiyah, Parid Ridwanuddin menegaskan, pertambangan di pulau kecil tidak punya tempat di Indonesia, mengingat peraturan perundangan-undangan melarangnya. Kata dia, Pasal 35 UU 27 Tahun 2007 jo UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau Kecil, tegas menyebutkan larangan itu.

“Artinya, jika Pemerintah ingin melakukan penegakan hukum berdasarkan UU tersebut, maka seluruh izin pertambangan di pulau kecil seharusnya dievaluasi dan dicabut dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” tegas Parid melalui keterangan pers yang diterima Koreksi, Rabu (11 Juni 2025).

Merujuk Yayasan Auriga Nusantara, LHKP meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan izin usaha pertambangan dari sekitar 303 perusahaan tambang di 214 pulau kecil dengan luas total 390 ribu hektar.

Lebih jauh, Ketua Bidang Politik Sumber Daya Alam LHKP PP Muhammadiyah, Wahyu Perdana berpendapat, pencabutan empat IUP oleh Menteri ESDM jangan sampai dipakai pemerintah untuk memberi kesempatan kepada perusahaan tambang nikel memenuhi persyaratan administratif pertambangan, lalu dibuka kembali izin baru.

Jika pertambangan di pulau-pulau kecil, tidak dihentikan, kata Wahyu, akan menjadi bom waktu ekologis dan juga sosial ekonomi yang akan meledak kapan saja.

“Pulau-Pulau kecil kita di Indonesia memiliki kerentanan yang sangat tinggi. Pertambangan apa pun tidak boleh ada,” ungkapnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 10 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Selasa (10 Juni 2025), pemerintah menyampaikan akan mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pencabutan dilakukan berdasarkan evaluasi dari aspek lingkungan, teknis, serta masukan dari masyarakat dan pemerintah daerah.

“Alasannya adalah pertama memang secara lingkungan, yang kedua adalah memang secara teknis setelah kami melihat ini sebagian masuk di kawasan geopark, dan yang ketiga adalah keputusan ratas dengan mempertimbangkan masukan dari pemerintah daerah dan juga adalah melihat dari tokoh-tokoh masyarakat yang saya kunjungi,” ujar Bahlil dalam keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 10 Juni 2025 sebagaimana dikutip dalam laman resmi setkab.go.id.

Bahlil mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan izin pertambangan yang masih beroperasi di lapangan.

“Jadi amdal-nya harus ketat, reklamasinya harus ketat, tidak boleh merusak terumbu karang. Jadi betul-betul kita akan awasi habis terkait dengan urusan di Raja Ampat,” tambah Bahlil.

Bahlil juga menjelaskan bahwa pemerintah telah memulai penertiban sejak awal tahun 2025 pasca-terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, termasuk perizinan pertambangan di dalamnya. Penataan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membenahi sektor pertambangan secara sistemik.

“Dua bulan kami melakukan kerja, Perpresnya keluar Januari, langsung kami kerja maraton. Dan kita kan melakukan penataannya kan banyak,” jelas Bahlil.

Bahlil turut memastikan tidak akan ada lagi kegiatan produksi dari empat perusahaan tersebut karena mereka tidak memenuhi syarat administrasi seperti RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) dan dokumen AMDAL.

“Satu perusahaan dinyatakan berproduksi kalau ada RKAB-nya. RKAB-nya itu bisa jalan kalau ada dokumen amdal-nya. Dan mereka tidak lolos dari semua syarat administrasi itu,” tegasnya lagi.

Tags: muhammadiyahpulau kecilraja ampattambang
admin

admin

Related Posts

Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

Konferensi Republik: Kebudayaan Menjadi Jembatan Dialog dan Harapan Demokrasi

by Annisa Salim
November 2, 2026
0

Koreksi, Maumere– Rektor Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Otto Gusti Madung, menegaskan bahwa kebudayaan memiliki peran penting dalam...

Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

Konferensi Republik Maumere: Negara Hadir dalam Simbol, tetapi Absen dalam Layanan

by Annisa Salim
October 31, 2026
0

Koreksi, Maumere– Konferensi Republik yang berlangsung di Ledalero, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (31/10/2026), menilai negara tengah menghadapi persoalan...

Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

Konferensi Republik: Rektor IFTK Ledalero Sebut Konferensi Republik Jadi Ruang Merespons Kegelisahan Demokrasi

by admin
October 31, 2026
0

Koreksi, Ledalero– Rektor Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Otto Gusti Ndegong Madung, mengatakan bahwa Konferensi Republik bukan sekadar...

Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

Konferensi Republik: APTIK Serukan Kaum Intelektual Harus Berani Mengoreksi Kekuasaan dan Menyelamatkan Republik

by Annisa Salim
October 31, 2026
0

Koreksi, Ledalero- Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK), Johanes Eka Priyatma, mengajak kaum intelektual dan perguruan tinggi, serta semua elemen...

Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

Konferensi Republik di Flores, Dorong Suara Daerah dalam Percakapan Masa Depan Bangsa

by Annisa Salim
October 31, 2026
0

Koreksi, Ledalero– Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero bersama jejaring perguruan tinggi dan masyarakat sipil menggelar Konferensi Republik pada...

Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

Koalisi ISPA Desak Kedutaan Negara Mitra Evaluasi Perdagangan Komoditas Pemicu Karhutla dan Bersolidaritas Padamkan Api

by admin
October 24, 2026
0

Koreksi, Jakarta- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Inisiatif Solidaritas Publik Anti-Asap Karhutla (ISPA) mendatangi Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok...

Next Post
Anggota BIN Diduga Jadi Calo Seleksi Anggota Polri 2025 di Papua

Anggota BIN Diduga Jadi Calo Seleksi Anggota Polri 2025 di Papua

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org