Join App Koreksi Now!
  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Thursday, April 2, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home SUARA WARGA

Wonder Mom Award: Apresiasi atau Diskriminasi

by admin
December 22, 2025
in SUARA WARGA
0
Wonder Mom Award: Apresiasi atau Diskriminasi

Ilustrasi Hari Ibu. Pixabay

5
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Zulfatun Mahmudah

Tanggal 22 Desember menjadi momen yang istimewa bagi perempuan Indonesia. Tanggal tersebut diagung-agungkan sebagai hari ibu. Sebuah hari yang terkesan menjadi sebuah pengakuan atas dedikasi dan perjuangan perempuan.

Tidak sekedar diperingati. Sejumlah lembaga bahkan beramai-ramai menggelar ajang ‘mom award’.  Untuk membuat kesan keagungan gelaran itu, panitia pun menyiapkan panggung megah disertai tata cahaya yang mengesankan kemewahan ajang tersebut. Sebagai bentuk perhatian terhadap kaum perempuan, tentu saja gelaran tersebut layak diapresiasi.

Persoalannya adalah apakah pemilihan para penerimanya sudah tepat? Bagaimana mekanisme seleksinya? Apakah mereka yang terpilih benar-benar perempuan yang tulus berjuang untuk keluarga dan masyarakat sekitarnya? Pertanyaan tersebut layak dimunculkan, mengingat begitu banyaknya perempuan yang berjuang dengan segenap jiwa raga, bertumpu di atas kaki sendiri tapi luput dari apresiasi.

Di sisi lain, gelaran “wonder mom award” terkesan lebih menyasar pada mereka yang memiliki posisi tertentu di pemerintahan. Padahal logikanya, mereka menjalankan tugas yang sudah seharusnya mereka kerjakan, bukan pencapaian ‘beyond’  dari posisi yang diembannya. Mereka bahkan bergerak menggunakan dana negara, bukan keluar dari kantong pribadi karena ketulusannya untuk berjuang.

Hal yang lebih miris lagi adalah, tidak jarang ‘mom award’ diberikan kepada mereka yang dianggap berprestasi memimpin organisasi.  Padahal, kepemimpinan itu dilekatkan belum tentu karena prestasi, melainkan karena posisinya sebagai istri atau anak pejabat. Sebut saja, penghargaan penggerak pembangunan untuk ketua PKK, bunda PAUD, pemberdayaan masyarakat melalui Dekranasda. Semua penghargaan itu seringkali diraih oleh para istri Bupati dan Gubernur, yang notabene ketua organisasi tersebut.

Lantas, bagaimana dengan perempuan biasa yang menebar kebaikan? Para relawan perempuan yang berjibaku turun di medan bencana. Para ibu rumah tangga yang berjuang untuk menghidupi keluarga dalam segala keterbatasannya.  Para aktivis sosial yang mencoba melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar tanpa dukungan biaya negara. Para guru perempuan, khususnya mereka yang bertugas di daerah terpencil. Mereka adalah “wonder mom” sejati yang luput dari sorot kamera penyelenggara ajang tersebut.

Jika demikian kondisinya, filosofi apa sejatinya yang ingin dibangun? Benarkan ajang ‘wonder mom award’ menjadi bentuk apresiasi yang tepat untuk perempuan? Atau ajang tersebut justru menjadi bentuk diskriminasi terhadap peran perempuan? Banyaknya penerima penghargaan dari kalangan pejabat, perempuan elit yang diuntungkan oleh birokrasi, dan mereka yang tumbuh menjadi perempuan “hebat” berkat nama besar suami dan orang tua, secara tidak langsung menjadi bentuk peliyanan terhadap peran perempuan yang tidak berada dalam kelompok tersebut.

Stasiun TV dan Glorifikasi Mom Award

Diskriminasi terselubung di balik ajang penghargaan itu begitu tampak nyata di layar kaca. Stasiun TV yang notabene memiliki kemampuan melihat langsung realitas di lapangan justru menjadi agen yang merayakan peliyanan itu.

Di saat begitu banyak ibu memeluk anaknya yang kelaparan di tengah bencana, di saat begitu banyak ibu yang mengais sampah untuk mencari sesuap nasi, stasiun TV mempertontonkan kemewahan para perempuan yang dianggap “hebat”. Dalam sorot lampu yang begitu terang, terlihat sekali bahwa mereka adalah perempuan elit yang penampilannya sangat berbeda dengan perempuan pada umumnya, apalagi mereka yang hidup di tengah bencana.

Dilihat dari sudut pandang teori media, penayangan perempuan baik yang menerima penghargaan maupun yang sekedar hadir sebagai undangan di gelaran itu, menjadi bentuk seksisme di media. Sebuah penggambaran yang tidak merepresentasikan kondisi real perempuan. Haraldsson dan Wängnerud memaknai seksisme di media sebagai “the (re) production of societal sexism through under- and misrepresentation of women in media, leading to a false portrayal of society through a gendered lens”.

Hall dalam tulisannya yang berjudul Represenatation and the Media meyakini bahwa berbagai pesan yang dikomunikasikan oleh media bersifat kompleks dan terkait erat dengan relasi kuasa dan kepentingan ideologis tertentu.

Jika dikaitkan dengan berbagai teori di atas dan juga realitas kehidupan perempuan pada umumnya, glorifikasi ajang penghargaan itu justru mengesankan adanya kapitalisme tanpa nurani dan empati. Hal itu terlihat dari banyaknya sponsor dan iklan yang pastinya berkontribusi dalam jumlah yang besar. Alih-alih menjadi bagian dari apresiasi. Ajang itu justru terkesan menjadi media meraih pendapatan dengan mengatasnamakan apresiasi terhadap perempuan.

Keberpihakan terhadap perempuan tidak harus ditunjukkan melalui glorifikasi award. Membangun program yang bisa dirasakan langsung oleh perempuan yang tengah berjuang untuk kehidupan diri dan anak-anaknya, jauh lebih bermakna. Stasiun TV adalah lembaga yang memiliki kuasa besar melakukan hal itu. Masih banyak ibu yang berjuang tanpa suara dan kehadiran media. Kehadiran stasiun TV idealnya menjadi jembatan mereka, yang tidak memiliki kuasa untuk menyuarakan nasibnya.

Penulis adalah peneliti isu gender, Doktor Bidang Kajian Budaya dan Media, lulusan Universitas Gadjah Mada

admin

admin

Related Posts

Gugatan KIP eks Pegawai KPK Dikabulkan

Gugatan KIP eks Pegawai KPK Dikabulkan

by admin
February 23, 2026
0

Pada hari ini Senin (23/02) Majelis KIP dengan Nomor Perkara XI/KIP-PS/2021 dan komposisi Rospita Vici Paulyn sebagai Ketua Hakim serta...

Seniman Pinggir Kali Suarakan Hari AIDS Sedunia 2025: Menghapus Stigma, Menguatkan Pemulihan

Seniman Pinggir Kali Suarakan Hari AIDS Sedunia 2025: Menghapus Stigma, Menguatkan Pemulihan

by admin
November 30, 2025
0

Komunitas Seniman Pinggir Kali (SPK), sebuah kelompok pengamen jalanan yang beraktivitas di kawasan Terminal Kalideres, Jakarta Barat, kembali menunjukkan kepeduliannya...

SPINN Raih “IPPF Courage Award 2025 – Strategic Partner” di IPPF General Assembly 2025

SPINN Raih “IPPF Courage Award 2025 – Strategic Partner” di IPPF General Assembly 2025

by admin
November 25, 2025
0

“Penghargaan ini adalah milik setiap perempuan yang berani bertahan hidup di tengah stigma dan kekerasan. SPINN hanya menjadi jembatan, karena...

Pesantren: Warisan Agung dan Tantangan Zaman

Pesantren: Warisan Agung dan Tantangan Zaman

by admin
October 22, 2025
0

Opini oleh:H. Farkhan Evendi, M.AP(Ketua Umum Bintang Muda Indonesia, Alumni Pesantren Langitan juga Al _Islah Bungah) Pesantren adalah denyut nadi...

Catatan Jurnalis: Menolak Rusak Alam Adalah Kewajiban, Rembang Tetap Melawan! 

Catatan Jurnalis: Menolak Rusak Alam Adalah Kewajiban, Rembang Tetap Melawan! 

by Ahmad Ramzy
August 15, 2025
0

Pembangunan dianggap menjadi prasyarat penting untuk memajukan pertumbuhan  ekonomi bangsa, satu sisi menjadi mimpi buruk bagi lingkungan dan masyarakat.   Bukan...

Ilustrasi Jakarta. Foto: jakarta.go.id

Memerdekakan Jakarta dari Penjajahan Berkelanjutan

by admin
July 29, 2025
0

Oleh Miya Irawati Board of Public Virtue Research Institute, Dosen Universitas Tarumanegara, Tim Eksekutif International Forum on Urbanism, dan Finalis...

Next Post
TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

TNI Rampas Ponsel Jurnalis di Aceh Utara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org