Join App Koreksi Now!
  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 3, 2026
No Result
View All Result
Koreksi.org
  • Home
  • Berita
    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
  • Home
  • Berita
    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

    Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

    Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

    Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    Masyarakat Adat Papua Usir Utusan PT ASI di Konda Sorong Selatan, Nyatakan Sikap Tolak Sawit 

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    PERMAHI Sorong Sebut Panitia Tanggung Jawab soal Kayu Mangrove Tiang Bendera Partai Gerindra

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Ribuan Kayu Mangrove Dipakai Tiang Bendera Parpol di Papua Barat Daya

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Beda Pemahaman Panglima TNI dan DPRA Soal Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

    Trending Tags

  • Liputan Khusus
  • OPINI
    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    ​Wajah Buram Demokrasi dalam Percikan Air Keras

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Amerika dan Mitos Penjaga Perdamaian Dunia

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Kaleidoskop Kebebasan Pers Mahasiswa 2023–2025: Kampus yang Enggan Diawasi

    Akal-akalan Asesmen Narkotika: Antara Pasal Karet dan Pundi-Pundi Kekayaan bagi Aparat

    Perang Argumentasi di Senayan Untuk Kebijakan  Narkotika serta Pertarungan  Komunitas dan Masyarakat  Melawan Kebijakan Turunannya

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Kursi Komisaris dan Ancaman Senyap terhadap Kedaulatan Gerakan Buruh

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Dari Rio Hingga Palu: Kolonialisme Baru dalam Perang Terhadap Narkotika

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Tahanan Politik Era Paling Baru

    Demokrasi yang Tersandera

    Demokrasi yang Tersandera

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Anarkisme yang Diciptakan, Represi yang Disiapkan

    Amuk Massa

    Amuk Massa

    Trending Tags

  • RUANG SASTRA
    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Selamatkan Hutan Melalui Film “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua”

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film Pangku: Perjuangan Ibu Tunggal di Jalan Sunyi

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    Film “Wall to Wall”: Potret Nyata Kelas Pekerja di Seoul ’11-12′ dengan Jakarta

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    TUMPUK: Manifesto Konsumerisme dan Tumpukan Sampah

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Sanggar Lidi Surabaya Gelar Pementasan Teater “Grafito”,  Kisah Cinta Beda Agama di Balai Pemuda Surabaya

    Cerita pendek: Kemenangan

    Cerita pendek: Kemenangan

    Trending Tags

  • SUARA WARGA
No Result
View All Result
Koreksi.org
No Result
View All Result
Home Berita

BEM UGM: Jokowi Tak Layak Turun dengan Cara Terhormat!

by admin
August 30, 2024
in Berita
0
Ironi Demonstrasi Dikepung Brutalitas Aparat
8
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koreksi, YOGYAKARTA – Sirene dan kentongan menggema di Jalan Gejayan Yogyakarta, Kamis (29/8/2024) sore. Ini menjadi tanda #PeringatanDarurat Indonesia belum selesai. Teriakan massa dari aliansi masyarakat sipil, mahasiswa, dosen, buruh, seniman, yang tergabung dalam Forum Cik Di Tiro, Aksi Sejagad, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggeram.

Di jalanan Yogyakarta itu, wibawa Joko Widodo alias Jokowi sebagai Presiden RI sudah runtuh, rata dengan tanah. Teriakan #TurunkanJokowi #AdiliJokowi #GanyangJokowi, #GanyangMulyono, hingga kalimat-kalimat sarkas bernada makian memekik di sudut-sudut kota. Bahkan diteriakkan di muka polisi yang sedang berjaga.

“Jokowi tidak layak turun dengan cara terhormat!” ungkap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Nugroho Prasetyo Aditama saat orasi.

Jika beberapa waktu yang lalu, Jokowi dinobatkan sebagai alumnus UGM paling memalukan, kali ini, BEM UGM mengeluarkan rapot merah bahwa Jokowi “Tidak Layak Turun dengan Cara Terhormat”.

“10 tahun menjabat, Jokowi telah gagal menjalankan amanat rakyat. Rezim ini malah justru menindas rakyat dan rakus kekuasaan,” katanya.

Dikatakannya, munculnya Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang menyatukan partai-partai politik untuk kerakusan kekuasaan Jokowi dan Prabowo Subianto adalah praktik kartel politik yang menghancurkan demokrasi. “Para ketua partai telah bersekongkol. Wakil rakyat tidak ada lagi yang bisa dipercaya,” katanya.

Nugroho juga meminta peserta aksi mengheningkan cipta untuk demonstran pejuang keadilan yang menjadi korban kekerasan aparat kepolisian. “Teman-teman kita kepalanya bocor, kehilangan mata. Polisi telah digunakan oleh penguasa untuk membungkam suara mahasiswa,” katanya.

Kerjanya Polisi Apa?

Mariana Ulfa, salah satu dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, turut orasi dengan lantang. Ia mengaku harus cuti kerja untuk bisa ikut aksi #PeringatanDarurat ini.

“Salah satu cita-cita reformasi adalah menghapuskan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Lantas apa yang terjadi hari ini? Tambah parah, rakus, tidak tahu malu dan tidak punya moral,” kata Ulfa.

Korupsi di era Jokowi merajalela dan dibiarkan. Peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilumpuhkan dan disalahgunakan sebagai alat kekuasaan. Para politikus tersandera hukum yang dikendalikan penguasa.

“Elite politik tak berkutik itu karena ulahnya sendiri. Akhirnya, Kolusi semakin menjadi-jadi. Semuanya menjilat bokong rezim,” ujar dia. Alih-alih memperbaiki demokrasi, Jokowi malah justru membangun politik dinasti untuk upaya memperpanjang kekuasaan.

“Rezim ini membuat rakyat bodoh. Kalau ada yang bilang ‘Indonesia baik-baik saja’, itu adalah buzzer cecunguk penguasa. Indonesia tidak sedang baik-baik saja! Kita dibuat lelah untuk berjuang,” katanya.

Ulfa juga menyinggung kinerja aparat kepolisian yang minus. Bagaimana tidak, polisi yang seharusnya menegakkan hukum malah justru melanggar hukum. Demonstrasi mahasiswa dan rakyat yang dilindungi hukum malah digebuki.

“Selama ini ada istilah ‘No Viral No Justice’, berarti itu yang bekerja (menegakkan hukum dan keadilan) adalah rakyat. Jadi, kerjanya polisi apa? tangkap tuh bandar narkoba, tangkap bandar judi, apa kabar Sambo? Mahasiswa yang di sini tidak perlu dijaga pak. Mereka ini cinta Indonesia!” katanya.

Ada Satu Keluarga yang Menjadi Beban Satu Negara

Komika Yogyakarta, Dodok Putra Bangsa juga tak kalah menarik. Ia turut orasi dengan gaya humor satire yang menggelitik. Indonesia dianggap sebagai negara yang gemar menghambur-hamburkan uang di kala leher rakyat tercekik. “Pemilihan Presiden menghabiskan Rp 70 triliun. Jika untuk bayar SPP mahasiswa UIN, bisa untuk 500 tahun tuh. Itu pun masih bisa membangun kantor polisi mengepung kampus,” ungkapnya membikin demonstran terpingkal-pingkal.

Di media sosial, para buzzer penguasa sering mengalihkan isu Revisi UU Pilkada dan Kawal Putusan MK ini dengan mempertanyakan kenapa tidak mengangkat isu RUU Perampasan Aset.

“Lho, Jokowi selama 10 tahun menjabat itu ngapain aja? Dia justru mendorong legislatif untuk tidak mengesahkan RUU Perampasan Aset, sampai sekarang tidak disahkan. UU Pilkada ini 7 jam kelar, secepat Laundry Express. Naik kereta Jogja-Jakarta aja 8 jam lho,” ujarnya.

Kebijakan-kebijakan pemerintah Jokowi dinilai tidak ada yang mengakibatkan rakyat kecil bahagia. Harga bahan pokok mahal, Bahan Bakar Minyak (BBM) mahal, biaya pendidikan mahal, biaya kesehatan mahal.

“Semua itu berawal dari Solo, ada satu keluarga yang menjadi beban satu negara,” kata aktivis Warga Berdaya dan Jogja Ora Didol itu.

Membangun Oposisi Warga

Elanto Wijoyono dari Combine Resource Institution (CRI) mengatakan mengajak seluruh dosen dan guru besar di Yogyakarta untuk kritis dan berani bersuara. “Perlu menghubungkan antara kampung dengan entitas warga serta kampus dengan mahasiswa dan para akademisinya,” kata dia.

Dikatakannya, tak hanya isu UU Pilkada dan perkara dinasti keluarga penguasa, rakyat akan terus bersuara untuk mengawal konstitusi hari ini hingga era kepemimpinan berikutnya.

“Ketika elite politik sudah tidak ada yang bisa dipercaya, Yogyakarta harus membangun oposisi warga. Segala bentuk perusakan atau pelemahan konstitusi harus dilawan. Mari bersatu melawan rezim Jokowi untuk mencegah oligarki dan politik dinasti berkuasa,” tegasnya. (*)

Penulis : Abdul Mugis

Tags: bem ugmjokowimahasiswa
admin

admin

Related Posts

Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

Mengawal Pencabutan Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

by admin
March 24, 2026
0

Koreksi, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto telah mencabut izin 28 perusahaan karena dinilai berkontribusi pada kerusakan lingkungan dan banjir di Sumatera...

100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Ironi Ekspansi Militer di Tengah Sunat Anggaran Publik

Mengapa Perlu Terus Berisik di Tengah Menguatnya Pendekatan Militeristik Era Prabowo

by Nurika Manan
March 19, 2026
0

KOREKSI, Jakarta - Pelbagai elemen rakyat atau koalisi sipil penting untuk terus bersuara dan memberikan masukan–sebagai bentuk kontrol sosial–di tengah...

Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

Salib Merah Simbol Protes Masyarakat Adat di Merauke Dicabut Orang Tak Dikenal

by Nurika Manan
March 14, 2026
0

KOREKSI, Jakarta - Salib Merah sebagai simbol protes dan perlawanan Masyarakat Adat Merauke dari Marga Kamuyen terhadap Proyek Strategis Nasional...

Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

Dari Demonstrasi ke Meja Hijau, Botok dan Teguh di Hadapan Legalisme Otokrasi

by Wildan Humaidyi
March 10, 2026
0

Pasca demonstrasi pengawalan sidang paripurna DPRD Pati yang berakhir di jalan Pantura Pati-Juwana, Botok dan Teguh berakhir menjadi tahanan politik....

Massa aksi tidak diperkenankan masuk ke area DPRD Pati yang dijaga ketat polisi dan dipagari kawat pada Jumat, 31 Oktober 2025 (Sumber gambar: Rizky Riawan Nursatria/dokumentasi pribadi)

Jejak Terkubur Peristiwa 31 Oktober di Jalan Pantura Pati-Juana, Kekerasan Polisi dan Perburuan Aktivis

by Wildan Humaidyi
March 9, 2026
0

Malam di Pantura Pati-Juana punya cara mengubur jejak. Di depan gapura desa Widorokandang, ingatan Hanif tentang beberapa menit blokade itu...

ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

ART Indonesia-AS Banjir Kritik: Merugikan dari Sisi Ekonomi Hingga Sinyal Kematian Pers

by Nurika Manan
March 9, 2026
0

Koreksi, Jakarta - Kesepakatan perjanjian dagang resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat atau dikenal sebagai Agreement on Reciprocal Trade (ART)...

Next Post
AJI Indonesia Kecam Dugaan Pemberangusan Solidaritas Pekerja CNN Indonesia

AJI Indonesia Kecam Dugaan Pemberangusan Solidaritas Pekerja CNN Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • About
  • Editorial
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Koreksi.org

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • OPINI
  • RUANG SASTRA
    • SUARA WARGA

© 2025 Koreksi.org